Info Terbaru

Dua Siswi MAN IC Ikut Intel ISEF 2016

Posted by On March 29, 2016

Dua Siswi MAN IC Ikut Intel ISEF 2016

Dua siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia (IC) Jambi ikuti ajang Intel International Science and Engineering Fair (Intel ISEF) di Phoenix, Arizona, Amerika Serikat  pada 6 – 15 Mei 2016. Mereka adalah Nurkholifatul Maula dan Putri Rahayu Budiman yang saat ini duduk di kelas XII.

Menurut pembimbing KIR, Aty Mulyani, keterpilihan mereka untuk mengikuti ajang Intel ISEF 2016 tersebut karena meraih juara I Kategori Lomba Karya Ilmiah Remaja (LKIR) bidang Ilmu Pengetahuan Sosial dan Kemanusiaan LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) tahun 2015 lalu. LIPI memberikan rekomendasi agar kedua siswi ini mengikuti Intel ISEF 2016.

Meski mempunyai status sebagai juara LKIR LIPI 2015, kedua siswi madrasah ini tidak serta merta lolos otomatis. LIPI tetap melakukan seleksi untuk mengikuti ajang Intel ISEF 2016 pada akhir Desember 2015 lalu. Terdapat lima kelompok yang lolos seleksi untuk mengikuti Intel ISEF 2016. Kedua siswi MAN IC Jambi masuk pada ranking ke-4. Peringkat I-III keberangkatannya dibiayai oleh LIPI, sedangkan urutan IV-V biaya ditanggung sendiri.

  Baca juga : Ketentuan Cetak SKMT dan SKBK Melalui Program SIMPATIKA

Walau kedua siswi MAN IC Jambi masuk urutan ke-4, mereka tetap akan berangkat ke Amerika untuk mengikuti ajang Intel International Science and Engineering Fair (Intel ISEF) di Phoenix, Arizona, Amerika  dengan biaya dari Kementerian Agama.

Perlu diketahui bahwa dalam ajang Intel ISEF 2016 ini terdapat dua juta proposal yang akan dilombakan. Dua Siswi MAN IC Jambi akan mempresentasikan hasil penelitiannya dengan judul “Pengaruh Eksistensi Perkebunan Sawit Terhadap Integrasi Sosial Masyarakat Transmigrasi Desa Sumber Harapan Kecamatan Pelepat Ilir Kabupaten Muara Bungo Provinsi Jambi.”

  Baca juga : Penjelasan Inpassing Tunjangan Profesi Guru Bukan PNS

Akhirnya, semoga kedua siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia (IC) Jambi ini berhasil sehingga dapat mengharumkan nama bangsa Indonesia, nama madrasah dan nama Kementerian Agama. Lebih jauh dari itu, mereka berdua dapat membuktikan bahwa siswa-siswi madrasah adalah pelajar Indonesia yang kreatif, inovatif, dan produktif.

  Baca juga : 2019, K-13 Berjalan di Semua Sekolah Indonesia

Demikian info tentang Dua Siswi MAN IC Ikut Intel ISEF 2016 dari Situs Pendidikan.

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »