Alat Pembasmi Bakteri Sapi Perah Ciptaan Siswa MTs

Luar biasa! Siswi Madrasah Tsanawiyah ( MTs) menciptakan alat pembasmi bakteri Staphylococcus aureus. Bakteri tersebut mengakibatkan penyakit mastitis pada sapi perah. Sapi perah terjangkit penakit ini air susu yang dihasilkan akan menggumpal dan kualitas rendah.

Adalah siswi MTsN 1 Malang yang berhasil menciptakan alat pembasmi bakteri sapi perah tersebut. Kedua siswi penemu itu bernama Nalita Livia Chandradevi (13) dan Amelia Putri Wulandari (14). Hebatnya lagi, alat buatan mereka dapat menjadikan susu sapi perah lebih aman dikonsumsi ketika masih fresh.

Untuk mengobati penyakit masistis yang disebabkan bakteri Staphylococcus, para peternak umumnya menyuntikkan antibiotik ke sapi. Dampaknya adalah, susu yang dihasilkan menjadi mengandung bahan kimia.

Baca juga : 4 Rencana Langkah Pengangkatan CPNS Honorer K2

Alat Pembasmi Bakteri Staphylococcus Mudah Dioperasikan



Alat Pembasmi Bakteri Staphylococcus kreasi anak madrasah ini sangat mudah dioperasikan. Caranya,  para peternak sapi cukup dengan menempelkan alat tersebut pada kelenjar susu sapi pada waktu pagi dan sore selama empat hari berturut-turut. Durasi waktu penempelan hanya butuh beberapa menit dan tergantung tingkat keakutan penyakitnya.

Baca juga : Program Beasiswa Lulusan Madrasah Kuliah di Jepang

Kreasi dan Inovasi yang sangat berguna ini mengantarkan Nalita dan Amelia (siswa Madrasah Tsanawiyah) meraih medali emas dalam ajang Indonesian Scientific Project Olympiad (ISPO) 2016 di Semarang pada 20-21 Februari untuk kategori teknologi.

Alat yang berfungsi membasmi bakteri Staphylococcus tersebut sudah diuji secara ilmiah di laboratorium Universitas Brawijaya. Pun dengan pengujian lapangan sudah dilakukan selama dua pekan pada peternakan sapi Dau dan Pujon, Malang.

Baca juga : Pendaftaran Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) 2016

Untuk membuat alat pembasmi bakteri ini tidak mahal. Biaya yang dibutuhkan untuk merakit satu unit hanya berkisar Rp 400 ribu. Dengan biaya sebesar itu, tentu sangat terjangkau oleh para peternak sapi yang berkeinginan untuk memanfaatkannya. Unkurannya juga tidak terlalu besar, hanya seukuran kotak sepatu. Maka peenak sangat mudah untuk membawanya ke mana saja.

Demikian informasi tentang alat pembasmi bakteri Staphylococcus penyebab penyakit mastitis pada sapi perah ciptaan Siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri 1 Malang yang murah dari situs berita madrasah, pendidikan dan Kemenag.

Kontributor utama website inimadrasah.com. Adalah seorang guru Aqidah Akhlak di MTs Muhammadiyah 10 Purbalingga. Seorang blogger dan penghobi fotografi makro.

Disqus Comments