Prosedur Tes Masuk Sekolah Ikatan Dinas Seperti Seleksi CPNS

- Pewarta

Rabu, 16 Maret 2016

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yuddy Chrisnandi : Prosedur Tes Masuk Sekolah Ikatan Dinas Seperti Seleksi CPNS

Prosedur tata cara tes masuk pendidikan sekolah ikatan dinas (LPID) seperti seleksi CPNS. Itu yang bisa diungkapkan. Untuk kali pertama, penerimaan siswa pendidikan ikatan dinas dilakukan dengan cara terintegrasi. Proses pendaftaran dilakukan secara online. Tentu saja cara tersebut mirip dengan seleksi CPNS 2013 yang juga dilakukan secara serentak dengan sistem online. 

Cara tersebut, menurut hemat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Yuddy Chrisnandi, sebagai terobosan dalam rangka meningkatkan mutu penerimaan siswa ikatan dinas dan juga menghilangkan adanya praktik kolusi, korupsi dan nepotisme (KKN) yang banyak dikeluhkan masyarakat.

“Penerimaan siswa  sekolah ikatan dinas tahun 2016 dilaksanakan secara terintegrasi, dan pendaftarannya menggunakan cara online yang dikoordinir KemenPAN-RB,” jelasnya di Jakarta, Selasa (15/3).

  Baca juga : Lagi, Siswa Madrasah Juara Olimpiade Robot Internasional

Untuk pendaftaran online dilakukan lewat portal panseldikdin.menpan.go.id. Sebagaimana yang dilakukan dalam seleksi CPNS, setiap peserta yang lolos seleksi administrasi masih harus mengikuti tes kompetensi dasar (TKD).

Pelaksanaan TKD digunakan sistem Computer Assisted Test (CAT). Dengan sistem pendaftaran terpadu dan tes CAT, maka tidak seorangpun atau pihak manapun yang dapat membantu kelulusan calon siswa pendidikan ikatan dinas.

Baca juga:  Profil Pelajar Pancasila: Dimensi Bergotong Royong

Maka Menteri Yuddy berpesan kepada semua warga  untuk tidak termakan oleh bujukan oknum-oknum yang mengaku dapat meloloskan anaknya masuk ke pendidikan ikatan dinas tertentu.

  Baca juga : 5.940 Siswa Dibutuhkan Tujuh Pendidikan Ikatan Dinas

“Hanya hasil tes yang dapat menentukan lulus atau tidaknya calon siswa pendidikan ikatan dinas. Jangan percaya jika ada yang pihak yang mengaku bisa meluluskan,” pesan Menteri Yuddy.‎

Seperti diberitakan sebelumnya dalam situs pendidikan dan berita madrasah ini kemarin (15/3), tahun 2016 ini pemerintah membuka kesempatan bagi putra-putri lulusan Sekolah Menengah Umum (SMU) atau yang sederajat untuk mengikuti seleksi menjadi siswa/taruna pada Kementerian/Lembaga yang mempunyai Lembaga Pendidikan Ikatan Dinas (LPID).

Baca juga:  Sekolah perlu standarisasi lembaga perlindungan khusus anak

  Baca juga : Ini Pesan Menag Untuk Siswa Madrasah Yang Mengikuti UAMBN

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pendaftaran Bantuan Penyelesaian Pendidikan S2 dan S3 dari Kementerian Agama
Butuh lompatan besar untuk tingkatkan kualitas pendidikan
Beasiswa Chevening ke UK Kini Dibuka, Peluang untuk Kuliah S2 di Inggris
Platform LMS Cerdas: Mendorong Kreativitas Anak dalam Proses Belajar
Daftar Beasiswa untuk Studi di Luar Negeri dengan Uang Saku Besar namun Sepi Peminat
Download Bukti Fisik Akreditasi Sekolah Madrasah Tahun 2023-2024 Sesuai IASP 2020
Kuliah S1 Gratis di Oxford atau Cambridge via Jardine Scholarship
Sekolah perlu standarisasi lembaga perlindungan khusus anak

Berita Terkait

Rabu, 11 Oktober 2023 - 22:31 WIB

Pendaftaran Bantuan Penyelesaian Pendidikan S2 dan S3 dari Kementerian Agama

Selasa, 10 Oktober 2023 - 18:02 WIB

Butuh lompatan besar untuk tingkatkan kualitas pendidikan

Selasa, 19 September 2023 - 19:36 WIB

Beasiswa Chevening ke UK Kini Dibuka, Peluang untuk Kuliah S2 di Inggris

Rabu, 30 Agustus 2023 - 22:30 WIB

Platform LMS Cerdas: Mendorong Kreativitas Anak dalam Proses Belajar

Minggu, 6 Agustus 2023 - 18:22 WIB

Daftar Beasiswa untuk Studi di Luar Negeri dengan Uang Saku Besar namun Sepi Peminat

Rabu, 8 Maret 2023 - 22:03 WIB

Download Bukti Fisik Akreditasi Sekolah Madrasah Tahun 2023-2024 Sesuai IASP 2020

Kamis, 25 Agustus 2022 - 20:30 WIB

Kuliah S1 Gratis di Oxford atau Cambridge via Jardine Scholarship

Kamis, 25 Agustus 2022 - 19:55 WIB

Sekolah perlu standarisasi lembaga perlindungan khusus anak

Berita Terbaru

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim dalam Week of Indonesia-Netherlands Education and Research di Jakarta, Selasa (10/10/2023).

Pendidikan

Butuh lompatan besar untuk tingkatkan kualitas pendidikan

Selasa, 10 Okt 2023 - 18:02 WIB