Rekrutmen Program Guru Bina Kawasan Tahun 2019

- Pewarta

Senin, 13 Mei 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

rekrutmen-program-guru-bina-kawasan-2019Kementerian Agama lewat Direktorat Pendidikan Agama Islam membuka kembali rekrutmen calon guru pendidikan agama Islam (PAI) yang akan ditugaskan di daerah perbatasan. Program Bantuan insentif pembinaan agama dan keagamaan Islam di wilayah perbatasan (Bina Kawasan) tersebut merupakan satu diantara program unggulan Kemenag dalam rangka mencukupi kebutuhan guru PAI di daerah dengan cara menugaskan guru-guru fresh graduate.

Pendaftaran bina kawasan mulai dibuka tanggal 13 Mei sampai 10 Juni 2019. Sejumlah 50 peserta calon guru PAI akan diambil untuk ditugaskan di 24 provinsi sasaran di seluruh wilyah Indonesia, yaitu: Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, Jawa Timur, Banten, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara, Papua Barat, dan Papua.

Baca juga:  2018: Guru Honorer Diangkat Jadi CPNS

Direktur PAI, Rohmat Mulyana, mengatakan bahwa penetapan terhadap 24 provinsi menjadi provinsi sasaran Program Guru Bina Kawasan Tahun 2019 masih dalam proses seleksi sehingga bisa menyesuaikan terhadap kebutuhan dan sebaran peserta bina kawasan di daerah sasaran. “Untuk angkatan pertama sebaran Rekrutmen Program Bina Kawasan tahun 2017 ada di 19 Provinsi. Sedang untuk tahun 2019 akan dikaji kembali oleh tim supaya ada pengembangan di daerah yang lain. Hal itu masih dalam proses pekoordinasian dengan daerah,” kata Rohmat di Jakarta, Senin (13/05) sebagaimana dikutip dari laman Kemenag.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca juga:  SK Penetapan NRG 2015 Kemenag

Kemenag memberikan kesempatan kepada peserta rekrutmen program bina kawasan angkatan pertama yang masih berminat untuk mengikuti program ini lagi. Kesempatan ini diharapkan muncul pengembangan di daerah sasaran berjalan dengan maksimal dan mampu menjadi pembimbing bagi peserta baru.

“Kami berikan kesempatan lagi kepada peserta bina kawasan angkatan pertama untuk mengikuti, maksimal 2 tahun. Untuk masalah penetapan daerah sasaran akan segera ditentukan oleh tim,” jelas Rohmat.

Proses Seleksi Rekrutmen Program Guru Bina Kawasan Tahun 2019

Proses seleksi akan dilakukan dalam dua tahap, yaitu: pertama seleksi adminstrasi dan kedua seleksi wawancara. Dua tahap seleksi tersebut wajib diikuti seluruh peserta sebelum mengikuti proses bimbingan teknis keberangkatan.

Pelaksanaan seleksi adminitrasi akan dilakukan pada tanggal 11 – 16 Juni 2019. Dan untuk proses seleksi wawancara dilaksanakan pada tanggal 20 – 21 Juni 2019.

Baca juga:  Kuota 7.500 Untuk PLPG Guru Madrasah

Kepala Sub Bagian Tata Usaha Direktorat PAI, Nasri, memaparkan bahwa proses seleksi tersebut akan dilaksanakan secara berbeda dengan seleksi di tahun sebelumnya, yaitu dengan memanfaatkan aplikasi daring yang ada.

“Proses seleksi rekrutmen program guru bina kawasan tahun 2019 akan dicoba dengan sistem daring. Kalau seleksi tahun lalu kan peserta bertatap muka dengan tim secara langsung, guna efisiensi waktu dan juga finansial maka akan dilaksanakan secara online,” jelas Nasri.

Info lengkap mengenai seleksi rekrutmen program guru bina kawasan tahun 2019, silahkan klik:
Pendaftaran Seleksi Peserta Bantuan Insentif Pembinaan Agama dan Keagamaan Islam di Wilayah Perbatasan (Bina Kawasan) tahun 2019.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Syarat Mendapatkan Tunjangan Profesi Guru: Sertifikasi Wajib!
Peserta Seleksi PPPK Guru Minimal Lulusan S-1/D-4
Pembukaan Orientasi PPPK Kemenag, Perhatikan Tanggalnya!
Alokasi PPPK untuk Guru Honorer Menunggu Keputusan Kementerian PAN-RB
Download Latihan soal CPNS 2023 PDF
Reformulasi Seleksi PPPK sebagai Bentuk Afirmasi bagi Honorer
Berpotensi Jadi PPPK dan Nikmati Uang Pensiun, Honorer Harus Perhatikan RUU ASN
RUU Pendidikan memastikan guru mendapatkan tunjangan profesional

Berita Terkait

Kamis, 21 September 2023 - 18:16 WIB

Syarat Mendapatkan Tunjangan Profesi Guru: Sertifikasi Wajib!

Selasa, 19 September 2023 - 17:35 WIB

Peserta Seleksi PPPK Guru Minimal Lulusan S-1/D-4

Minggu, 10 September 2023 - 21:00 WIB

Pembukaan Orientasi PPPK Kemenag, Perhatikan Tanggalnya!

Rabu, 30 Agustus 2023 - 12:45 WIB

Alokasi PPPK untuk Guru Honorer Menunggu Keputusan Kementerian PAN-RB

Sabtu, 12 Agustus 2023 - 15:44 WIB

Download Latihan soal CPNS 2023 PDF

Jumat, 4 Agustus 2023 - 23:41 WIB

Reformulasi Seleksi PPPK sebagai Bentuk Afirmasi bagi Honorer

Minggu, 30 Juli 2023 - 14:35 WIB

Berpotensi Jadi PPPK dan Nikmati Uang Pensiun, Honorer Harus Perhatikan RUU ASN

Minggu, 28 Agustus 2022 - 20:13 WIB

RUU Pendidikan memastikan guru mendapatkan tunjangan profesional

Berita Terbaru

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim dalam Week of Indonesia-Netherlands Education and Research di Jakarta, Selasa (10/10/2023).

Pendidikan

Butuh lompatan besar untuk tingkatkan kualitas pendidikan

Selasa, 10 Okt 2023 - 18:02 WIB