Merdeka Belajar ala Mendikbud Nadiem Makarim

- Pewarta

Rabu, 11 Desember 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Merdeka belajar ala Mendikbud Nadiem Makarim. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim baru-baru ini membuat gebrakan Merdeka Belajar. Ada 4 hal yang menjadi programnya.

Keempat hal tersebut adalah :

  1. Meniadakan USBN atau ujian sekolah berstandar nasional yang rencananya dimulaitahun 2020
  2. Mengganti Ujian Nasional (UN) dengan assesment kompetensi dan survei karakter pada tahun 2021
  3. Penyederhanaan RPP atau Rencana Pelaksanaan Pembelajaran menjadi satu lembar
  4. dan melaksanakan zonasi PPDB dengan lebih fleksibel.

Sebelum gebrakan Menteri Nadiem Makarim tentang Merdeka Belajar, Menteri yang lulusan Harvard University ini juga mengatakan beberapa hal yaitu:

Baca juga:  Tugas Humas Dalam Mengelola Krisis

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

  1. Kita memasuki era dimana gelar tidak menjamin kompetensi
  2. Kita memasuki era dimana akreditasi tidak menjamin mutu

Terhadap dua pernyataan Menteri Nadiem di atas, Ir. KPH. Bagas Pujilaksono Widyakanigara, M.Sc., Lic. Eng., Ph.D. memberikan komentar.

Baca juga: Dua Guru Madrasah Raih Kejuaraan pada HUT PGRI Purbalingga

Pertama terkait pernyataan bahwa gelar tidak menjamin kompetensi, menurutnya pernyataan tersebut adalah empirically corect. Sehingga ia bertanya, mengapa pak Menteri bersusah payah kuliah S2 di Harvard University, di Amerika.

Baca juga:  Kurikulum Baru, Cara Mengajar Kuno

Sedangkan pernyataan bahwa akreditasi tidak menjamin mutu ditanggapi oleh Ir. KPH. Bagas Pujilaksono Widyakanigara, M.Sc., Lic. Eng., Ph.D. dengan menuturkan jika di negara seperti USA banyak hal harus melalui proses akreditasi. Ada akreditasi profesi, akreditasi kampus, akreditasi jurnal dan sebaginya. Akredutasi dikandung maksud agar terjadi keterulangan kemampuan seseorang atau sistem bisa terjamin, dengan target utama adalah mutu atau kualitas.

Baca juga: POS UAMBN MTs dan MA 2019-2020

Menurut Ir. KPH. Bagas Pujilaksono Widyakanigara, M.Sc., Lic. Eng., Ph.D., Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim adalah adalah orang jenius di tempat yang salah.

Baca juga:  Ayo Ikut Olimpiade Sains dan Matematika (ISMOC)

Demikian Berita Madrasah seputar merdeka belajar ala Mendikbud Nadiem Makarim. Dan sekarang mari kita tunggu implementasinya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pendaftaran Bantuan Penyelesaian Pendidikan S2 dan S3 dari Kementerian Agama
Butuh lompatan besar untuk tingkatkan kualitas pendidikan
Beasiswa Chevening ke UK Kini Dibuka, Peluang untuk Kuliah S2 di Inggris
Manfaat Kesehatan Mental dari Praktik Islam
Platform LMS Cerdas: Mendorong Kreativitas Anak dalam Proses Belajar
Daftar Beasiswa untuk Studi di Luar Negeri dengan Uang Saku Besar namun Sepi Peminat
Download Bukti Fisik Akreditasi Sekolah Madrasah Tahun 2023-2024 Sesuai IASP 2020
Kuliah S1 Gratis di Oxford atau Cambridge via Jardine Scholarship

Berita Terkait

Rabu, 11 Oktober 2023 - 22:31 WIB

Pendaftaran Bantuan Penyelesaian Pendidikan S2 dan S3 dari Kementerian Agama

Selasa, 10 Oktober 2023 - 18:02 WIB

Butuh lompatan besar untuk tingkatkan kualitas pendidikan

Selasa, 19 September 2023 - 19:36 WIB

Beasiswa Chevening ke UK Kini Dibuka, Peluang untuk Kuliah S2 di Inggris

Rabu, 6 September 2023 - 16:58 WIB

Manfaat Kesehatan Mental dari Praktik Islam

Rabu, 30 Agustus 2023 - 22:30 WIB

Platform LMS Cerdas: Mendorong Kreativitas Anak dalam Proses Belajar

Minggu, 6 Agustus 2023 - 18:22 WIB

Daftar Beasiswa untuk Studi di Luar Negeri dengan Uang Saku Besar namun Sepi Peminat

Rabu, 8 Maret 2023 - 22:03 WIB

Download Bukti Fisik Akreditasi Sekolah Madrasah Tahun 2023-2024 Sesuai IASP 2020

Kamis, 25 Agustus 2022 - 20:30 WIB

Kuliah S1 Gratis di Oxford atau Cambridge via Jardine Scholarship

Berita Terbaru

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim dalam Week of Indonesia-Netherlands Education and Research di Jakarta, Selasa (10/10/2023).

Pendidikan

Butuh lompatan besar untuk tingkatkan kualitas pendidikan

Selasa, 10 Okt 2023 - 18:02 WIB