Covid Indonesia

Indonesia
4,301,193
Confirmed
Updated on 26 January 2022 1:47 pm
Indonesia
4,127,662
Recovered
Updated on 26 January 2022 1:47 pm
Indonesia
144,254
Deaths
Updated on 26 January 2022 1:47 pm

Covid Indonesia

Indonesia
4,301,193
Confirmed
Updated on 26 January 2022 1:47 pm
Indonesia
4,127,662
Recovered
Updated on 26 January 2022 1:47 pm
Indonesia
144,254
Deaths
Updated on 26 January 2022 1:47 pm
BerandaPendidikanTanggapan Mendikbudristek Tentang Dana BOS Minimal 60 Murid

Tanggapan Mendikbudristek Tentang Dana BOS Minimal 60 Murid

Populer

Advertisements

Tanggapan Mendikbudristek tentang dana BOS minimal 60 murid di sekolah penerima BOS dalam 3 tahun terakhir.

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi ( Mendikbudristek ) Nadiem Anwar Makarim merespon penolakan mengenai Permendikbud No 6/2021 tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan Dana BOS Reguler. Khususnya mengenai persyaratan jumlah peserta didik paling sedikit 60 murid dalam 3 tahun terakhir.

Mendikbudristek menjelaskan, peraturan ini sedang dikaji oleh Kemendikbudristek . Dia mengungkapkan, peraturan ini sebenarnya sudah ada sejak 2019. Namun belum diberlakukan pada 2021.

“Jadi di tahun ini tidak diberlakukan karena belum masuk 3 tahun. Itu ada tenggang waktunya,” katanya pada Rapat Kerja Kemendikbudristek dengan Komisi X DPR yang dipantau secara daring melalui Youtube, Rabu (8/9/2021).

Direkomendasikan:  Program Wajib Baca 15 Menit Sebelum Pelajaran Dimulai

Nadiem melanjutkan, setelah Kemendikbud melakukan evaluasi dan juga mengingat bahwa masa pandemi ini masih memberi dampak besar kepada siswa maka Kemendikbudristek memutuskan untuk tidak memberlakukan persyaratan ini pada 2022.

“Kita telah memutuskan untuk tidak memberlakukan persyaratan ini pada 2022. Semoga ini bisa menenangkan masyarakat,” kata Mendikbudristek kepada anggota dewan.

Menurut Nadiem, pihaknya memberi apresiasi atas banyaknya masukan dari Komisi X dan masyarakat luas mengenai berbagai macam kekhawatiran dan juga kecemasan mengenai implementasi peraturan Juknis dana BOS reguler tersebut di lapangan.

Direkomendasikan:  Pancasila dan Bahasa Indonesia Raib, Ini Pandangan P2G

Dia menilai, masa pandemi ini adalah situasi yang ekstrim sehingga harus ada fleksibilitas kepada sekolah. Selain itu juga harus ada tenggang rasa kepada sekolah yang masih sulit untuk melakukan transisi untuk menjadi sekolah yang berskala besar sehingga peraturan ini tidak akan diberlakukan pada 2022.

Oleh karenanya, terang Nadiem, dia meminta waktu untuk melakukan pengkajian ulang mengenai peraturan ini sehingga bisa memitigasi beberapa kekhawatiran mengenai kebijakan ini jika dijalankan di lapangan.

“Kami akan terus menerima masukan terkait persyaratan-persyaratan ini dan menerima kajian lebih lanjut terkait pemberlakuannya setelah 2022 apa yang akan terjadi,” ujarnya.

Direkomendasikan:  Anggaran Pendidikan Jabar 2022 Diusulkan 33,21 Persen

Sumber: https://edukasi.sindonews.com/read/535068/212/dihujat-ini-tanggapan-mendikbudristek-soal-sekolah-penerima-dana-bos-minimal-60-murid-1631081363

- Advertisement -
Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Advertisements

Info Baru

Info Terkait

close