Kemenag Kenalkan Moderasi Beragama ke Seluruh Dunia

- Pewarta

Minggu, 27 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin. [Foto: Istimewa]

Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin. [Foto: Istimewa]

inimadrasah.comKemenag Kenalkan Moderasi Beragama ke Seluruh Dunia oleh situs Berita Madrasah dan Kementerian Agama, INI MADRASAH melalui kanal Kemenag.

Kementerian Agama kembali mengadakan konferensi internasional tentang moderasi beragama. Acara yang diberi judul ‘Konferensi Internasional tentang Moderasi Beragama ke-2 (ICROM)’ ini diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam di Jogjakarta pada tanggal 24-26 Agustus.

Dalam pidatonya, Dirjen Bimas Islam, Kamaruddin Amin, menyatakan bahwa konferensi ICROM diadakan untuk menjaga semangat persatuan dengan melibatkan peran masyarakat akademik dari kelompok-kelompok yang berpotensi memecah belah. Ia menekankan bahwa karakteristik Islam di Indonesia memiliki keunikan karena peran aktif masyarakat dan tokoh agama dalam merawat keragaman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dengan ICROM, kita berusaha melibatkan masyarakat dalam menjaga dan merawat Indonesia dari ancaman pemikiran yang dapat memecah belah bangsa,” ujar Kamaruddin dalam keterangan tertulisnya.

Baca juga:  Skenario Baru di Tahun 2016 PAI

Kamaruddin juga menambahkan bahwa masyarakat Muslim di Indonesia telah berhasil menerapkan prinsip-prinsip beragama yang berperan dalam membangun bangsa dan merawat keragaman. “Cara beragama yang diterapkan di Indonesia belum tentu relevan di negara lain. Keberagaman dalam praktik Islam di Indonesia sangat demokratis dan toleran,” tambahnya.

Konferensi ini diikuti oleh sekitar 300 peneliti dari dalam dan luar negeri yang telah mengirimkan makalah ilmiah tentang fenomena kehidupan beragama di Indonesia. Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah, Adib, melaporkan bahwa dari 300 makalah tersebut, sebanyak 70 makalah telah dipilih untuk dipresentasikan dalam ICROM 2023.

Adib juga menambahkan bahwa tujuan utama ICROM adalah membangun praktek beragama yang moderat. “Tanpa sikap beragama yang moderat, sulit untuk membangun kehidupan sosial yang juga moderat secara nasional. ICROM adalah langkah awal dalam membangun hal ini,” ungkap Adib.

Baca juga:  Lima Kompetensi Wajib Lembaga Pendidikan Al-Quran

Dalam konteks yang berbeda, Kasubdit Bina Paham Keagamaan Islam dan Penanganan Konflik, Dedi Slamet Riyadi, menekankan bahwa ICROM 2023 merupakan momentum penting untuk memperkenalkan gagasan moderasi beragama kepada masyarakat global. “Ini saat yang tepat untuk menyebarkan dan mengkampanyekan nilai-nilai moderasi beragama ke seluruh dunia. Keterlibatan pembicara dan peserta konferensi dari dalam dan luar negeri diharapkan dapat memperluas jangkauan moderasi beragama ke seluruh lapisan masyarakat,” kata Dedi.

Dedi juga menambahkan bahwa ICROM 2023 merupakan bagian dari upaya membangun lingkungan yang mendorong moderasi beragama di Indonesia. Oleh karena itu, konferensi ini melibatkan berbagai lembaga seperti UIN Sunan Kalijaga, CRCS Universitas Gadjah Mada, LP2M UIN Syarif Hidayatullah, el-Bukhari Institute, Islami.co, dan Mojok.co.

Baca juga:  Skenario Sidang Isbat Ramadan 1441H Saat Pandemi Covid-19

Pada pembukaan ICROM 2023, tampak hadir tokoh-tokoh berpengaruh dalam bidang moderasi beragama seperti Lukman Hakim Saifuddin, Habib Husein Jakfar al-Hadar, para akademisi dari dalam dan luar negeri, serta sejumlah pejabat dari Kementerian Agama. Lebih dari 500 peserta juga turut hadir dan memberikan sumbangan bagi korban konflik keagamaan di Indonesia melalui Kitabisa.com.

Sebelumnya, pada tahun 2022, Kementerian Agama juga telah mengadakan konferensi internasional tentang moderasi beragama di Jakarta. Dalam acara tersebut, sebanyak 72 dari 200 makalah ilmiah telah dipilih untuk dipresentasikan.

Demikian isi berita seputar Kemenag Kenalkan Moderasi Beragama ke Seluruh Dunia oleh situs Berita Madrasah dan Kementerian Agama, INI MADRASAH melalui kanal Kemenag.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pengajuan Konversi PAK Jabatan Fungsional Pranata Komputer Tahun 2023
Logo Hari Santri 2023: Jayakan Negeri dengan Jihad Intelektual di Era Transformasi Digital
Surat Edaran Pedoman Ceramah untuk Meningkatkan Kerukunan Umat
Pendaftaran Anggota BWI Periode 2024-2027 Dibuka, Simak Syarat dan Cara Daftarnya
Web Khusus CASN Kemenag Dirilis untuk Permudah Akses Informasi
Pendaftaran Seleksi CPNS dan PPPK Kemenag Tahun 2023 Telah Dibuka Hingga 9 Oktober, Ini Cara dan Syaratnya
Pengisian DRH dan Pemberkasan PPPK Hasil Optimalisasi Dibuka Hingga 28 September 2023, Ini Ketentuannya
Kemenag Menggandeng Yohanes Surya, Terapkan Metode Gasing di Madrasah

Berita Terkait

Senin, 9 Oktober 2023 - 21:25 WIB

Pengajuan Konversi PAK Jabatan Fungsional Pranata Komputer Tahun 2023

Sabtu, 7 Oktober 2023 - 17:59 WIB

Logo Hari Santri 2023: Jayakan Negeri dengan Jihad Intelektual di Era Transformasi Digital

Rabu, 4 Oktober 2023 - 19:00 WIB

Surat Edaran Pedoman Ceramah untuk Meningkatkan Kerukunan Umat

Kamis, 28 September 2023 - 20:11 WIB

Web Khusus CASN Kemenag Dirilis untuk Permudah Akses Informasi

Senin, 25 September 2023 - 21:33 WIB

Pendaftaran Seleksi CPNS dan PPPK Kemenag Tahun 2023 Telah Dibuka Hingga 9 Oktober, Ini Cara dan Syaratnya

Senin, 25 September 2023 - 20:51 WIB

Pengisian DRH dan Pemberkasan PPPK Hasil Optimalisasi Dibuka Hingga 28 September 2023, Ini Ketentuannya

Selasa, 19 September 2023 - 18:13 WIB

Kemenag Menggandeng Yohanes Surya, Terapkan Metode Gasing di Madrasah

Selasa, 12 September 2023 - 18:29 WIB

Menag Berharap Indonesia Menjadi Teladan Toleransi di Seluruh Dunia

Berita Terbaru

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim dalam Week of Indonesia-Netherlands Education and Research di Jakarta, Selasa (10/10/2023).

Pendidikan

Butuh lompatan besar untuk tingkatkan kualitas pendidikan

Selasa, 10 Okt 2023 - 18:02 WIB