Tim Madrasah TechnoNatura Depok Raih Juara Inovasi Samsung dengan Teknologi Energi Listrik Bersih

- Pewarta

Kamis, 14 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemenang Samsung Solve for Tomorrow 2023

Pemenang Samsung Solve for Tomorrow 2023

inimadrasah.comTim Madrasah TechnoNatura Depok Raih Juara Inovasi Samsung dengan Teknologi Energi Listrik Bersih dibahas dalam artikel berita ini oleh situs INI BERITA MADRASAH melalui kanal Prestasi Madrasah.

Tim Madrasah TechnoNatura Depok telah berhasil meraih gelar juara dalam kompetisi Samsung Solve for Tomorrow 2023. Dengan proyek inovatif yang diberi nama “Power on Demand,” tim ini berhasil menciptakan teknologi pembangkit energi listrik bersih berbasis biomassa yang terhubung dengan kecerdasan buatan (AI). Anggota tim yang berbakat terdiri dari Abdurrohman Haniyah, Emirrasya Mohamad Mayko Saleh, Muhammad Ikmal Taqi, dan Fariz Marsal Musyaffa.

Juara kedua dalam kompetisi ini diraih oleh tim RGB dari SMA Negeri 8 Jakarta dengan menciptakan aplikasi pembelajaran bernama “KeywordRGB.” Aplikasi ini menggabungkan kecerdasan buatan (AI) dan unsur permainan (gamification) untuk meningkatkan kegembiraan dalam pembelajaran di kelas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara juara ketiga, tim Qalam Malaq dari SMA Negeri 78 Jakarta, telah menciptakan solusi inovatif bernama “Microalgae Aquarium (Malaq).” Solusi ini mengandung mikroalga yang efektif mengubah karbon dioksida menjadi oksigen, menjadikannya solusi yang potensial untuk mengatasi masalah polusi udara perkotaan.

Kompetisi Samsung Solve for Tomorrow (SSFT) merupakan sebuah inisiatif dari Samsung untuk menemukan bakat-bakat muda berinovasi dari seluruh Indonesia. Pengumuman pemenang SSFT dilangsungkan pada Rabu, 13 September 2023, di The Habitat, Jakarta.

Baca juga:  Siswa MAN 2 Banyumas Meraih Juara II dalam Turnamen Bulu Tangkis Singapura

Pemenang SSFT berhak atas hadiah produk dari Samsung dengan total hadiah mencapai Rp150 juta untuk juara pertama, Rp70 juta untuk runner-up pertama, dan Rp45 juta untuk runner-up kedua. Selain itu, ada juga penghargaan People’s Choice dengan hadiah produk Samsung senilai Rp25 juta.

Presiden Samsung Electronics Indonesia, Simon Lee, menyampaikan, “Samsung Solve for Tomorrow diinisiasi sebagai wadah di mana anak-anak muda didorong dan diberdayakan untuk berani mengemukakan ide-ide mereka untuk menciptakan perubahan yang lebih baik di dalam komunitas. Potensi anak-anak muda Indonesia sangat besar menjadi generasi penerus dan calon pemimpin masa depan untuk Indonesia yang lebih baik.”

Melalui SSFT, Samsung mendorong siswa SMA, SMK, dan Madrasah Aliyah di seluruh Indonesia untuk menjadi inovator sejak dini dengan memberikan ide-ide yang dapat menjadi solusi inovatif berbasis STEM. Dari 309 ide yang diajukan, hanya 40 ide terpilih sebagai semifinalis yang kemudian mengikuti boot camp mentoring dan pelatihan design thinking untuk mematangkan ide-ide mereka.

Babak final diikuti oleh 15 tim finalis yang melakukan presentasi dan wawancara oleh dewan juri yang terdiri dari ahli di bidangnya, termasuk di bidang STEM, seperti Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi, Kementerian Agama, Pusat Penelitian Teknologi Informasi & Komunikasi – Institut Teknologi Bandung, dan tim dari Samsung.

Baca juga:  Siswa MTsN 2 Sawahlunto Menciptakan Sensor Gas Metana Berbasis IoT Tambang Batu Bara

Plt Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, Muchammad Sidik Sisdiyanto, menyambut baik kesempatan yang diberikan kepada siswa madrasah melalui Samsung Solve for Tomorrow untuk mengemukakan ide dan kreativitas mereka dalam memecahkan masalah-masalah sosial di masyarakat.

“Samsung Solve for Tomorrow membuktikan bahwa inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat bisa datang dari siapa saja, asalkan punya keberanian serta kemauan untuk belajar dan memanfaatkan teknologi untuk merancang solusi yang menakjubkan dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Sisdiyanto.

“Ini adalah peluang yang sangat baik bagi dunia pendidikan madrasah di Indonesia untuk terus menggali potensi anak-anak muda untuk masa depan yang lebih baik,” tambahnya.

Tim Dasher dari Madrasah TechnoNatura Depok membawa semangat untuk mengubah paradigma energi dari fosil menjadi energi yang ramah lingkungan. Mereka berkomitmen untuk membantu Indonesia mencapai kemandirian energi dengan teknologi produksi hidrogen berbasis AI.

“Kami berjanji pada tahun 2045, negara ini akan mencapai kemandirian energi. Kami memberikan solusi produksi hidrogen berbasis AI,” ujar mereka dengan penuh semangat saat melakukan presentasi.

Baca juga:  Tim Riset MAN 1 Kudus Raih Gelar Juara Umum Mechanical Fair UGM 2023

Tim Dasher juga memperkenalkan alat canggih bernama “H2 Nose” yang digunakan untuk mendeteksi berbagai jenis zat, aroma, bau, dan gas. Alat ini memudahkan pengolahan biomassa menjadi energi dengan identifikasi awal biomassa, dan kecerdasan buatan (AI) berperan penting dalam proses ini.

Inovasi mereka memiliki potensi untuk digunakan dalam sektor industri energi, pemerintahan, maupun oleh masyarakat umum. Tim Dasher juga menerima tawaran kerjasama dengan PT. After Oil untuk mengoptimalkan proyek energi di Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Kami bekerja sama dengan PT. After Oil sejak awal, dan mereka memiliki proyek di IKN. Kami diajak untuk mengoptimalkan gasifikasi mereka,” ungkap tim Dasher dalam wawancara setelah acara berakhir.

Dengan pencapaian ini, tim Madrasah TechnoNatura Depok telah membuktikan bahwa inovasi anak-anak muda Indonesia memiliki potensi besar untuk membawa perubahan positif dan berdampak pada kemajuan bangsa.

Demikian informasi prestasi madrasah terbaru seputar Tim Madrasah TechnoNatura Depok Raih Juara Inovasi Samsung dengan Teknologi Energi Listrik Bersih yang dibahas dalam artikel berita ini oleh situs INI BERITA MADRASAH melalui kanal Prestasi Madrasah.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Madrasah Terbaik Peraih Penghargaan OSN Nasional 2023: MAN 2 Kota Malang
Siswa MAN 2 Banyumas Meraih Juara II dalam Turnamen Bulu Tangkis Singapura
Tim Riset MAN 1 Kudus Raih Gelar Juara Umum Mechanical Fair UGM 2023
Daftar Juara KSM dan MYRES Nasional 2023
Siswa MTsN 2 Sawahlunto Menciptakan Sensor Gas Metana Berbasis IoT Tambang Batu Bara
Santri MA Al Hikmah 2 Brebes Raih Juara II dalam Kompetisi Debat Bahasa Arab Internasional di Qatar

Berita Terkait

Kamis, 14 September 2023 - 21:12 WIB

Tim Madrasah TechnoNatura Depok Raih Juara Inovasi Samsung dengan Teknologi Energi Listrik Bersih

Selasa, 12 September 2023 - 22:14 WIB

Madrasah Terbaik Peraih Penghargaan OSN Nasional 2023: MAN 2 Kota Malang

Selasa, 12 September 2023 - 21:51 WIB

Siswa MAN 2 Banyumas Meraih Juara II dalam Turnamen Bulu Tangkis Singapura

Kamis, 7 September 2023 - 20:22 WIB

Tim Riset MAN 1 Kudus Raih Gelar Juara Umum Mechanical Fair UGM 2023

Kamis, 7 September 2023 - 16:54 WIB

Daftar Juara KSM dan MYRES Nasional 2023

Selasa, 5 September 2023 - 16:06 WIB

Siswa MTsN 2 Sawahlunto Menciptakan Sensor Gas Metana Berbasis IoT Tambang Batu Bara

Selasa, 5 September 2023 - 15:43 WIB

Santri MA Al Hikmah 2 Brebes Raih Juara II dalam Kompetisi Debat Bahasa Arab Internasional di Qatar

Berita Terbaru

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim dalam Week of Indonesia-Netherlands Education and Research di Jakarta, Selasa (10/10/2023).

Pendidikan

Butuh lompatan besar untuk tingkatkan kualitas pendidikan

Selasa, 10 Okt 2023 - 18:02 WIB