Logo Hari Santri 2023: Jayakan Negeri dengan Jihad Intelektual di Era Transformasi Digital

- Pewarta

Sabtu, 7 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Logo Hari Santri 2023

Logo Hari Santri 2023

inimadrasah.comLogo Hari Santri 2023: Jayakan Negeri dengan Jihad Intelektual di Era Transformasi Digital dibahas dalam artikel berita ini oleh INI BERITA MADRASAH melalui kanal Kemenag.

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas meresmikan logo Hari Santri 2023 dengan tema “Jihad Santri untuk Kejayaan Negeri”. Acara peluncuran logo dan tema ini berlangsung di Auditorium HM Rasjidi, Gedung Kementerian Agama, Jakarta.

Hadir dalam acara ini perwakilan organisasi Islam, pengasuh pesantren, santri, serta pejabat-pejabat Kementerian Agama. Menag Yaqut menyampaikan, “Pada peringatan tahun ini, kami mengusung semangat Jihad Santri untuk memajukan negeri.”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dalam tema ini, kami mengajak para santri untuk terus berjuang membangun kejayaan negeri dengan semangat jihad intelektual di era transformasi digital,” tambahnya.

Hari Santri diperingati setiap 22 Oktober sejak ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo pada 2015 melalui Keputusan Presiden (Keppres) Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2015. Hari Santri mengingatkan pada Resolusi Jihad KH Hasyim Asy’ari pada 22 Oktober 1945, yang mendorong perlawanan melawan penjajah hingga mencapai klimaks pada Hari Pahlawan, 10 November 1945.

Baca juga:  Surat Edaran Dirjen Perbendaharaan, Nomor SE-13/PB/2016

Menurut Menag, tema “Jihad Santri untuk Kejayaan Negeri” memiliki makna historis dan kontekstual. Secara historis, tema ini mengingatkan bahwa para santri memiliki peran penting dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Menag menjelaskan, “Hari Santri yang diperingati setiap 22 Oktober mengacu pada Resolusi Jihad yang dikeluarkan oleh Kiai Hasyim Asyari. Resolusi ini mengajak seluruh masyarakat untuk berjuang menolak penjajah.”

“Ibahkan dikatakan bahwa berperang melawan penjajah adalah kewajiban bagi individu yang berjarak 94 km dari musuh,” tambahnya.

Secara kontekstual, “Jihad Santri untuk Kejayaan Negeri” menekankan kontribusi aktif para santri dalam memajukan negeri. Menurut Menag, makna jihad dalam konteks ini bukan hanya berperang, tetapi juga berjuang secara intelektual melawan ketertinggalan.

Baca juga:  SE Pembayaran Tukin PNS Kemenag

“Para santri adalah pejuang melawan ketidaktahuan dan keterbelakangan. Mereka juga aktif dalam era transformasi digital,” ujar Menag.

Menag juga menyoroti jihad dalam ekonomi dan politik, di mana santri diharapkan berperan dalam memajukan perekonomian dan berkontribusi pada pemilihan pemimpin yang baik dalam proses demokrasi.

“Dalam pemilihan tahun depan, saya harap para santri bersatu dan menjaga kedamaian serta menghindari politik identitas,” tandasnya.

Makna dan Filosofi Logo Hari Santri 2023

Logo Hari Santri 2023 terdiri dari beberapa elemen, termasuk bendera merah putih, api berkobar, jaringan digital, empat pilar, titik kuning di atas empat pilar, huruf Nun, dan goresan tinta. Logo ini menggunakan lima warna, yaitu merah, putih, hijau, orange, dan biru.

Makna logo ini adalah sebagai berikut:

  1. Bendera Merah Putih dan Api yang Berkobar mencerminkan semangat nasionalisme santri.
  2. Jaringan Digital menggambarkan transformasi digital yang diikuti oleh santri.
  3. Empat Pilar melambangkan dasar-dasar negara, termasuk Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI.
  4. Titik Kuning di Atas Empat Pilar menandakan kewaspadaan santri dalam menjaga fondasi negara.
  5. Simbolisasi Huruf Nun yang menyerupai tempat tinta melambangkan pengetahuan.
  6. Goresan Tinta menggambarkan jihad santri dalam mengembangkan ilmu pengetahuan pesantren dengan dukungan teknologi demi kemajuan negeri.
Baca juga:  Seleksi Terbuka 20 Jabatan Eselon II Kemenag

Warna merah menggambarkan semangat, putih melambangkan kesucian, hijau mencerminkan nilai-nilai agama dan kedamaian, orange menciptakan semangat dan antusiasme, sedangkan biru adalah lambang kecerdasan dan kebijaksanaan.

Demikian berita Kementerian Agama seputar Logo Hari Santri 2023: Jayakan Negeri dengan Jihad Intelektual di Era Transformasi Digital yang dibahas dalam artikel berita ini oleh INI BERITA MADRASAH melalui kanal Kemenag.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pengajuan Konversi PAK Jabatan Fungsional Pranata Komputer Tahun 2023
Surat Edaran Pedoman Ceramah untuk Meningkatkan Kerukunan Umat
Pendaftaran Anggota BWI Periode 2024-2027 Dibuka, Simak Syarat dan Cara Daftarnya
Web Khusus CASN Kemenag Dirilis untuk Permudah Akses Informasi
Pendaftaran Seleksi CPNS dan PPPK Kemenag Tahun 2023 Telah Dibuka Hingga 9 Oktober, Ini Cara dan Syaratnya
Pengisian DRH dan Pemberkasan PPPK Hasil Optimalisasi Dibuka Hingga 28 September 2023, Ini Ketentuannya
Kemenag Menggandeng Yohanes Surya, Terapkan Metode Gasing di Madrasah
Menag Berharap Indonesia Menjadi Teladan Toleransi di Seluruh Dunia

Berita Terkait

Senin, 9 Oktober 2023 - 21:25 WIB

Pengajuan Konversi PAK Jabatan Fungsional Pranata Komputer Tahun 2023

Sabtu, 7 Oktober 2023 - 17:59 WIB

Logo Hari Santri 2023: Jayakan Negeri dengan Jihad Intelektual di Era Transformasi Digital

Rabu, 4 Oktober 2023 - 19:00 WIB

Surat Edaran Pedoman Ceramah untuk Meningkatkan Kerukunan Umat

Kamis, 28 September 2023 - 20:11 WIB

Web Khusus CASN Kemenag Dirilis untuk Permudah Akses Informasi

Senin, 25 September 2023 - 21:33 WIB

Pendaftaran Seleksi CPNS dan PPPK Kemenag Tahun 2023 Telah Dibuka Hingga 9 Oktober, Ini Cara dan Syaratnya

Senin, 25 September 2023 - 20:51 WIB

Pengisian DRH dan Pemberkasan PPPK Hasil Optimalisasi Dibuka Hingga 28 September 2023, Ini Ketentuannya

Selasa, 19 September 2023 - 18:13 WIB

Kemenag Menggandeng Yohanes Surya, Terapkan Metode Gasing di Madrasah

Selasa, 12 September 2023 - 18:29 WIB

Menag Berharap Indonesia Menjadi Teladan Toleransi di Seluruh Dunia

Berita Terbaru

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim dalam Week of Indonesia-Netherlands Education and Research di Jakarta, Selasa (10/10/2023).

Pendidikan

Butuh lompatan besar untuk tingkatkan kualitas pendidikan

Selasa, 10 Okt 2023 - 18:02 WIB