Dibayar Jutaan, Ternyata Guru Gaptek

- Pewarta

Selasa, 3 Mei 2016

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dibayar Jutaan, Ternyata Guru Gaptek. Kritikan dan sindiran pedas tentang kualitas guru di Indonesia kembali disampaikan oleh pengamat pendidikan Indra Charismiadji. Menurutnya, guru-guru di Indonesia kebanyakan masih berkualitas rendah. Hanya terdapat kurang lebih 10 persen yang memiliki level kualitas menengah hingga tinggi.

“Bagaimana bisa pendidikan di Indonesia bagus jika kompetensi tenaga pendidiknya masih rendah. Lembaga-lembaga internasional memposisikan kualitas pendidikan di Indonesia rata-rata rangking dua dari bawah,” kata Indra pada sebuah seminar nasional pendidikan, Selasa (26/4).

Baca juga:  Masih Ada 570 Ribu Guru Belum Bersertifikat Pendidik

Yang mengherankan, sambung In‎dra, semua guru bersama-sama minta kenaikan gaji serta tunjangan dengan alasan memuliakan tenaga pendidik. Sejumlah wilayah malah sudah memberikan tunjangan yang fantastis. Contohnya di DKI Jakarta, gaji dan tunjangan guru menembus angka Rp 18 juta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Guru di DKI dibayar Rp 18 juta, angka yang lumayan tinggi. Yang jadi pertanyaan adalah, layakkah mereka para guru memperoleh gaji setinggi itu? Sementara dari data yang ada masih banyak guru di DKI yang tidak tahu tentang komputer,” jelasnya.

Baca juga:  Karena Perintahkan Shalat, Guru Agama di Parepare Dipidana

Lebih lanjut Indra mengatakan, jika gurunya masih gagap teknologi alias gaptek, bagai‎mana mereka dapat mengajarkan peserta didik yang merupakan generasi abad 21. Hal itu berarti, pemerintah sia-sia telah mengeluarkan dana ratusan juta guna membayar gaji dan tunjangan guru.

“Saya sebagai pembayar pajak, sangat tidak rela karena dana yang saya bayarkan diplotkan ‎untuk guru-guru yang tidak berkualitas. Kalau guru-guru di Indonesia memiliki kompetensi tinggi, saya akan mencarikan sekolah internasional bagi mereka dan dibayar tinggi,” punkasnya.

Demikian info tentang Dibayar Jutaan, Ternyata Guru Gaptek dari Situs Pendidikan dan Berita Madrasah.

Baca juga:  Masalah Pendidikan Indonesia Bersumber Dari Rendahnya Kompetensi Guru

Baca juga :

  Trik Dan Tips Cepat Belajar Bahasa Asing
  15 Games Berbahaya Bagi Anak Versi Kemdikbud
  Daftar Kegiatan Menyambut Hardiknas

Sumber: https://www.jpnn.com/read/2016/04/26/392857/Sia-sia-Digaji-Jutaan-Kalau-Gurunya-Masih-Gaptek-

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Syarat Mendapatkan Tunjangan Profesi Guru: Sertifikasi Wajib!
Peserta Seleksi PPPK Guru Minimal Lulusan S-1/D-4
Pembukaan Orientasi PPPK Kemenag, Perhatikan Tanggalnya!
Alokasi PPPK untuk Guru Honorer Menunggu Keputusan Kementerian PAN-RB
Download Latihan soal CPNS 2023 PDF
Reformulasi Seleksi PPPK sebagai Bentuk Afirmasi bagi Honorer
Berpotensi Jadi PPPK dan Nikmati Uang Pensiun, Honorer Harus Perhatikan RUU ASN
RUU Pendidikan memastikan guru mendapatkan tunjangan profesional

Berita Terkait

Kamis, 21 September 2023 - 18:16 WIB

Syarat Mendapatkan Tunjangan Profesi Guru: Sertifikasi Wajib!

Selasa, 19 September 2023 - 17:35 WIB

Peserta Seleksi PPPK Guru Minimal Lulusan S-1/D-4

Minggu, 10 September 2023 - 21:00 WIB

Pembukaan Orientasi PPPK Kemenag, Perhatikan Tanggalnya!

Rabu, 30 Agustus 2023 - 12:45 WIB

Alokasi PPPK untuk Guru Honorer Menunggu Keputusan Kementerian PAN-RB

Sabtu, 12 Agustus 2023 - 15:44 WIB

Download Latihan soal CPNS 2023 PDF

Jumat, 4 Agustus 2023 - 23:41 WIB

Reformulasi Seleksi PPPK sebagai Bentuk Afirmasi bagi Honorer

Minggu, 30 Juli 2023 - 14:35 WIB

Berpotensi Jadi PPPK dan Nikmati Uang Pensiun, Honorer Harus Perhatikan RUU ASN

Minggu, 28 Agustus 2022 - 20:13 WIB

RUU Pendidikan memastikan guru mendapatkan tunjangan profesional

Berita Terbaru

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim dalam Week of Indonesia-Netherlands Education and Research di Jakarta, Selasa (10/10/2023).

Pendidikan

Butuh lompatan besar untuk tingkatkan kualitas pendidikan

Selasa, 10 Okt 2023 - 18:02 WIB