Info Terbaru

Begini Solusi Jika Server Utama UAMBN BK Bermasalah

Posted by On March 11, 2018

Begini Solusi Jika Server Utama UAMBN BK Bermasalah

Begini Solusi Server Utama UAMBN Jika mengalami masalah - Berita Madrasah. Apakah Anda para proktor pernah berpikir bagaimana jalan keluarnya jika komputer server saat pelaksanaan UAMBN BK mengalami masalah hingga tidak dapat digunakan lagi dalam waktu yang cepat? Jika benar terjadi langkah apa yang akan Anda lakukan untuk mengatasinya?

Tentu kita tidak mengharap hal buruk terjadi ketika pelaksanaan UAMBN BK kelak. Tetapi tidak ada salahnya kita berfikir antisipatif dan mempersiapkan langkah darurat jika bernar terjadi terhadap komputer server madrasah.

Sebagai penyelenggara UAMBN BK Madrasah Tsanawiyah (MTs), penulis pun berpikir demikian. Beberapa kali berdiskusi dengan proktor madrasah tentang hal tersebut dan tidak menemukan jawaban.

Secara umum, setiap madrasah penyelenggara UAMBN BK mempunyai server cadangan. Dan secara umum pula tidak dipersiapkan secara maksimal untuk menjadi langkah darurat jika server utama mengalami masalah hingga tidak dapat digunakan dengan cepat, padahal fungsinya sebagai cadangan. Oleh karena itu, Komputer server cadangan harus benar-benar dipersiapkan sehingga statusnya sebagai server cadangan berjalan dengan baik ketika dibutuhkan.

Baca juga: Madrasah Hebat Bermartabat - Slogan Baru Madrasah

Menurut penulis, server cadangan bisa dikatakan menjadi langkah darurat benar-benar terwujud jika begitu dipasang langsung bisa digunakan. Dan proktor tidak membutuhkan username dan password baru untuk bisa masuk sistem, melainkan menggunakan akun yang sudah dimiliki sebelumnya. Demikian juga para perserta UAMBN BK juga langsung menggunakan username dan password yang sudah dimiliki. Proktor tidak perlu lagi pengaturan jadwal, mengatur sesi, singkronisasi dari online ke offline. Bayangkan... butuh waktu berapa lama untuk melakukan semua itu. Dan dalam situasi itu waktu ujian terus berjalan.

Penulis beberapa kali melakukan simulasi komputer server utama bermasalah sehingga tidak dapat digunakan dan bagaimana solusinya.

Simulasi pertama:
Begitu server utama bermasalah maka digunakanlah server cadangan. Tetapi karena belum diinstal aplikasi UAMBN BK maka tentu saja butuh waktu lama untuk menginstalnya. Dan tentu saja tidak menjawab kebutuhan dengan cepat saat harus menggantikan server utama.

Simulasi kedua:
Dalam simulasi kedua server cadangan telah terinstal aplikasi UAMBN BK dengan lengkap. Maka ketika disimulasikan server utama bermasalah segera server cadangan digunakan untuk menggantikan. Dan hasilnya, server cadangan ini juga belum bisa menjawab kebutuhan menggantikan server utama dengan cepat. Mengapa? hal ini disebabkan server cadangan harus melakukan singkronisasi. Apa yang sudah dilakukan dengan server utama tidak berlaku di server cadangan. Semua harus dilakukan mulai dari 0 (nol). Seorang proktor membutuhkan akun baru.  Proktor juga harus melakukan pengaturan jadwal dan sesi ujian lagi. Singkronisasi dari online ke offline benar-benar harus dilakukan lagi agar bisa terlaksana ujian.

Simulasi ketiga:
Saat simulasi ketiga, penulis berpikir bagaimana berbagai pengaturan ketika singkronisasi online ke offline di server utama bisa langsung digunakan di server cadangan. Maka terpikirlah mencari dan meng-copy file hasil singkronisasi tersebut. Namun hal inipun bukanlah pekerjaan mudah karena ada ratusan ribu file dan tidak tahu dimana letak sistem menyimpan file hasil singkronisasi. Akhirnya terpikir mencari file yang mempunyai date modifiction tanggal terakhir dipakai. Sebagai contoh, server penulis dipakai pada tanggal 9 Maret (saat simulasi peserta uambn bk) maka diicarilah file-file yang tanggal modifikasinya 9 Maret. Langkah selanjutnya dicopy-kan ke folder yang sama di server cadangan. Dan ketika dicoba, server cadang masih belum berjalan sesuai kebutuhan karena masih banyak file-file yang harus dicopy lagi tetapi tidak tahu di folder mana tersimpan.

Maka terpikir bahwa semua file yang dibutuhkan terletak dalam sub folder data yang masuk dalam folder MySql. Hasilnya lumayan. Server cadangan berjalan seperti seperti yang diharapkan. Proktor dapat masuk sistem dengan akun yang sama dan hal-hal lain hasil singkronsasi langsung dapat diakses semuanya persis sama.

Baca juga: 2018: Guru Honorer Diangkat Jadi CPNS

Masalah muncul ketika penulis ingin melihat hasil simulasi peserta ujian. Hari sebelumnya baru saja dilaksanakan simulasi UAMBN BK tentu saja hasilnya masih tersimpan di server utama. Dengan hanya copy paste sub folder data ternyata tidak ada hasil pekerjaan peserta ujian. Dalam halaman laporan tertulis "FILE NOT FOUND". Dalam usaha selanjutnya dicopy-lah folder MySql diaplikasi UAMBN BK. Hasilnya masih sama. Akhirnya simulasi ketiga berhenti sampai disini.

Simulasi keempat:
Dalam simulasi keempat diambil jalan pintas. Hal ini disebabkan kesulitan penulis mencari file tertentu yang dibutuhkan untuk di-copypaste-kan di aplikasi UAMBN BK di server cadangan. Langkah jalan pintas yang dimaksud oleh penulis adalah mengcopy dan replace seluruh folder UAMBN-BK di drive C yang terdapat di server utama dan direplace (timpakan) di server cadangan. Memang sedikit lebih lama hingga kurang lebih 25 menit waktu yang dibutuhkan. Hal ini wajar karena besaran keseluruhan file 1,3 GB. Hasilnya... tra ra..... seluruhnya bisa diakses di server cadangan bahkan termasuk hasil pekerjaan peserta ujian ketika simulasi.

Catatan:
Agar semua pekerjaan dan data yang telah tersimpan di server utama UAMBN BK dapat diakkses seluruhnya di server cadangan maka langkah yang perlu diperhatikan adalah:

  1. Install dengan sempurna aplikasi UAMBN BK di server cadangan. Jika tanpa install dan hanya copy paste folder UAMBN-BK ke drive C server cadangan maka aplikasi UAMBN-BK tidak akan berjalan karena Windows tidak mempunyai catatan registry.
  2. Copy dan replace folder UAMBN-BK di drive C server utama ke drive C server cadangan. Atau copy seluruh isi Folder UAMBN-BK di server utama dan replace di folder yang sama di server cadangan.
  3. Segera lakukan copy dan replace folder UAMBN-BK setelah melakukan singkronisasi ke server cadangan.
Kelemahan:

Ketika peserta ujian telah mengerjakan soal dan dalam waktu yang sama server mengalami trouble sehingga harus digantikan dengan server cadangan, para peserta tidak dapat melanjutkan ke soal berikutnya. Mereka tetap harus memulai dari nomor 1 lagi. Mengapa demikian? Karena soal-soal yang telah dikerjakan hanya direkam dengan server utama dan tidak sempat dicopy replace di server cadangan.

Sebagai solusi, bisa saja hard disk di server utama dilepas dan dipasang di server cadangan. Maka semua yang telah direkam di server utama akan bisa dilanjutkan diserver cadangan.

Demikian tulisan tentang Begini Solusi Jika Server utama UAMBN BK Bermasalah dari Info dan Berita Madrasah.


Madrasah Hebat Bermartabat - Slogan Baru Madrasah

Posted by On March 01, 2018

Slogan Baru Madrasah: Madrasah Hebat Bermartabat

Slogan Baru Madrasah: Madrasah Hebat Bermartabat. Sebelumnya slogan madrasah yang telah diketahui publik adalah "Madrasah Lebih Baik, Lebih Baik Madrasah". Namun memasuki tahun 2018, Kementerian Agama melalui Direktorat Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam berusaha lebih meningkatkan semangat madrasah supaya menjadi madrasah terbaik pada provinsi masing-masing.

"Mulai tahun 2018 ini, kita mengusung semangat baru dengan slogan Madrasah Hebat Bermartabat," tutur Direktur KSKK Madrasah, A. Umar di Jakarta, Kamis (01/03). "Kita sudah mulai melakukan revitalisasi madrasah yang diunggulkan atau yang sudah menjadi unggulan dengan prinsip membangun dari pinggiran dan memperkuat yang unggulan," sambungnya.

Disebutkan bahwa Kemenag memperoleh alokasi bantuan pendanaan dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dalam bentuk Surat Berharga Syariah Negata (SBSN) yang diperuntukan membangun sarana dan prasarana pendidikan berupa kualitas dan fasilitas madrasah di daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).

Baca juga: 2018: Guru Honorer Diangkat Jadi CPNS 


Penjelasan dan makna slohan Madrasah Hebat Bermartabat


"Maka dengan SBSN itu akan kita bangun madrasah yang ada di pinggiran, sedangkan madrasah yang telah mempunyai fasilitas cukup memadai akan lebih diperkuat dengan pendanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Indonesia (APBN)", kata Umar.

Makna hebat tidak hanya dilihat dari bentuk bangunan, namun juga tercermin dari para lulusan madrasah. Hebat juga terlihat dari cara guru mengajar, hebat dalam mentransfer ilmunya ke masyarakat, hebat prestasi, hebat mutu siswa dan hebat dalam tata kelola kelembagaan. Adapun martabat identik dengan pembangunan karakter peserta didik yang berakhlakul karimah.

Baca juga: PMA Nomor 58 Tahun 2017 Tentang Kepala Madrasah

Pada kesempatan lain, Dirjen Pendidikan Islam Kamaruddin Amin, Kamis (01/03) juga menyebutkan bahwa dalam 3 tahun ke depan Kementerian Agama bertekad bulat menjadikan madrasah sebagai lembaga pendidikan yang unggul di setiap daerah, menyongsong Indonesia emas dan memperkuat program Nawa Cita, yaitu program yang digagas pasangan Presiden RI Joko Widodo-Jusuf untuk Indonesia lebih baik.

Demikian informasi tentang Slogan Baru Madrasah: Madrasah Hebat Bermartabat.

2018: Guru Honorer Diangkat Jadi CPNS

Posted by On February 07, 2018

2018: Guru Honorer Diangkat Jadi CPNS

Guru Honorer Diangkat Jadi PNS Tahun 2018 - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, bahwa guru honorer diangkat menjadi CPNS akan dilakukan mulai tahun 2018 ini. Bahkan Presiden Jokowipun sudah setuju jika para guru honorer diangkat menjadi CPNS.

Wapres menyebutkan bahwa pihaknya telah bicara dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) tentang kekurangan guru. Maka tahun ini, guru honorer akan diangkat menjadi CPNS.

Sebagaimana diberitakan JPNN (7/2/2018) Jusuf Kalla telah memastikan bajwa Presiden Joko Widodo telah memberikan restu pengangkatan guru honorer menjadi CPNS.

"Presiden sudah setuju mengangkat guru honorer menjadi CPNS. Ini agar tidak ada lagi guru yang gajinya Rp 400 ribu. Mungkin karena gaji kecil ini makanya tidak dihargai murid, seperti kasus di Sampang, Madura," jelasnya.

Kekurangan Guru


Saat ini terjadi kekurangan guru di Indonesia yang mencapai 988 ribu orang. Hal tersebut diungkapkan Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) Unifah Rosyidi dalam RNPK hari kedua.

Baca juga: PMA Nomor 58 Tahun 2017 Tentang Kepala Madrasah

Demikian informasi tentang Guru Honorer Diangkat Jadi PNS Tahun 2018.

PMA Nomor 58 Tahun 2017 Tentang Kepala Madrasah

Posted by On December 06, 2017

PMA Nomor 58 Tahun 2017 Tentang Kepala Madrasah

Peraturan Menteri Agama - PMA Nomor 58 Tahun 2017 Tentang Kepala Madrasah -  yang meliputi:


  1. Tugas, Fungsi dan Tanggung Jawag
  2. Tatacara Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Madrasah
  3. Pengembangan Profesi Berkelanjutan (PKB)
  4. Hak dan Beban Kerja
  5. Penilaian Kinerja
Peraturan Menteri Agama - PMA Nomor 58 Tahun 2017 Tentang Kepala Madrasah dapat didownload melalui tautan berikut ini:


Demikian info tentang download Peraturan Menteri Agama - PMA Nomor 58 Tahun 2017 Tentang Kepala Madrasah.

Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2018

Posted by On October 03, 2017

Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2018

Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2018 telah ditetapkan oleh Pemerintah melalui keputusan bersama tiga menteri.

Keputusan tersebut dikeluarkan sesudah melewati proses pembahasan yang dikoordinir oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK).

Keputusan mengenai Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2018 tersebut bernomor 707 Tahun 2017, Nomor 256 Tahun 2017, Nomor: 01/Skb/Menpan-Rb/09/2017 Tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2018.

Keputusan tersebut ditandatangani oleh tiga menteri yaitu: Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur.

"Diterbitkannya Keputusan Bersama tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2018 adalah dalam rangka efisiensi dan efektivitas hari kerja sekaligus memberi pedoman bagi instansi pemerintah dan swasta dalam melaksanakan hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2018," demikian siaran pers Bagian Humas dan Perpustakaan Biro Hukum Informasi dan Persidangan Kemenko PMK, Selasa (3/10/2017)

Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama tahun 2018 berjumlah 21 hari. Dengan rincian, hari libur nasional sebanyak 16 hari dan cuti bersama sebanyak lima hari untuk Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah dan Hari Raya Natal.

Hari Libur Nasional 2018:

1 Januari                 Libur Tahun Baru
16 Februari             Libur Tahun Baru Imlek
17 Maret                 Hari Raya Nyepi
30 Maret                 Peringatan Wafat Isa Al Masih
14 April                  Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW
1 Mei                      Hari Buruh Internasional
10 Mei                    Kenaikan Isa Al Masih
29 Mei                    Hari Raya Waisak 2562
1 Juni                      Hari Lahir Pancasila
15-16 Juni              Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriyah
17 Agustus             Hari Kemerdekaan Republik Indonesia
22 Agustus             Hari Raya Idul Adha 1439 Hijriyah
11 September         Tahun Baru Islam 1440 Hijriyah
20 November         Maulid Nabi Muhammad SAW
25 Desember         Hari Raya Natal

Cuti Bersama 2018:

13,14,18 dan 19 Juni - Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriyah
24 Desember - Hari Raya Natal.

Baca juga: Pedoman Penilaian-KBM Sesuai Kurikulum 2013 Terbaru

Pedoman Penilaian-KBM Sesuai Kurikulum 2013 Terbaru

Posted by On August 12, 2017

Pedoman Penilaian - Ketuntasan Belajar Minimal (KBM) sesuai dengan Kurikulum 2013 Terbaru

Pedoman Penilaian - Ketuntasan Belajar Minimal (KBM) sesuai dengan Kurikulum 2013 Terbaru | Penilaian Akhir Tahun (PAT) dilaksanakan dengan komposisi materi soal meliputi semester GANJIL sebesar 25 % dan semester GENAP 75 %.

Siswa dapat dinyatakan Tuntas jika >= Ketuntasan Belajar Minimal (KBM). Misalnya KBM mapel tertentu adalah 60, jika:
  1. Semester Gasal memperoleh 55
  2. Dan semester Genap memperoleh 65
maka totalnya adalah 120 yang jika dibagi 2 maka hasilnya 60. Nilai tersebut menunjukkan seorang siswa telah Tuntas  

Siswa dinyatakan TIDAK NAIK KELAS, jika:
  1. Memiliki 3 nilai Mapel yang KBM-nya tidak TUNTAS.
  2. Untuk nilai Pengetahuan Ki.3 harus Tuntas.
  3. Untuk nilai Ketrampilan Ki.4 harus Tuntas.
  4. Dan untuk Ki.1 dan Ki.2 harus BAIK.
Kriteria Ketuntasan Belajar (KBM) semua mapel sama.

Baca juga: Ketahui Istilah Dalam Kurikulum 2013 Terbaru Revisi 2017/2018

Perlu diketahui bahwa untuk penulisan dalam jurnal, Ki 1 dan Ki 2 Observasi guru yang ditulis hanya yang KURANG dan yang AMAT BAIK

Kriteria Tuntas Menurut K-13 Terbaru

  1. Sikap dikatakan Tuntas bila predikat minimal B (baik)
  2. Pengetahuan & Keterampilan, kategori Tuntas bila predikat Minimal C.
  3. Dalam K-13, satu mapel dikatakan Tuntas bila aspek Pengetahuan dan keterampilan Tuntas.
  4. Dalam K-2006, satu mapel disebut tuntas bila aspek pengetahuan, keterampilan (jika ada keterampilan), dan sikap tuntas.
  5. Tidak perlu cemas dengan predikat C pada mapel Pengetahuan dan Keterampilan, sebab C berarti sudah Tuntas.
  6. Predikat untuk Pengetahuan dan Keterampilan, didasarkan pada KBM masing-masing sekolah.

    Seabgai contoh sebagaimana ilustrasi berikut ini:
    Jika mapel tertentu mempunyai KBM sebesar 75, maka
    < 75. = D (tidak tuntas)
    75-82. = C (tuntas dg cukup)
    83 - 90. = B (tuntas dg baik)
    91-100. = A (tuntas dengan sangat baik)
Baca juga: Ini Penjelasan Menag Tentang Sikapnya Terhadap LGBT, Yuk Baca !

Pihak sekolah diharap tidak mengatrol nilai sekedar untuk mengejar B dan atau menurunkan Ketutasan Belajar Minimal (KBM) dari yang telah ditetapkan oleh sekolah. Predikat dalam aspek pengetahuan dan keterampilan tidak mepunyai pengaruh terhadap SNMPTN.

Ketahui Istilah Dalam Kurikulum 2013 Terbaru Revisi 2017/2018

Posted by On August 10, 2017

istilah baru dalam Kurikulum 2013 yang perlu diketahui guru

Ada beberapa istilah baru Kurikulum 2013 Revisi tahun 2017/2018. Meski terlihat tidak prinsip, tetapi mengetahui istilah atau penyebutan terkait perubahan dalam Kurtilas menjadi sebuah kewajaran. Menjadi sangat naif jika guru tidak mengetahui perkembangan Kurikullum 13 tersebut.

Berikut ini merupakan perubahan istilah dalam kurikulum 2013 terbaru 2017 yang penting diketahui oleh para guru di seluruh Indonesia, terlebih bagi sekolah/madrasah yang telah melaksanakan kurikulum 2013 pada Tahun pelajaran 2017/2018 ini:

Baca juga: Ini Penjelasan Menag Tentang Sikapnya Terhadap LGBT, Yuk Baca !

  1. Istilah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) diganti dengan istilah Ketuntasan Belajar Minimal ( KBM )
  2. Istilah Ulangan Harian (UH) diganti dengan istilah Penilaian Harian ( PH )
  3. Istilah Ulangan Tengah Semester (UTS) diganti dengan istilah Penilaian Tengah Semester ( PTS )
  4. Istilah Ulangan Akhir Semester (UAS) diganti dengan istilah Penilaian Akhir Semester ( PAS ) Gasal/Genap
  5. IIstilah Ulangan kenaikan Kelas (UKK) diganti dengan istilah Penilaian Akhir Tahun ( PAT )

Baca juga: Program Bank Sampah Di MTSN 34 Jakarta

Demikain beberapa istilah baru dalam Kurikulum 2013 yang perlu diketahui guru.

Ini Penjelasan Menag Tentang Sikapnya Terhadap LGBT, Yuk Baca !

Posted by On August 07, 2017

Penjelasan Menteri Agama tentang sikapnya terhadap lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) - Info Madrasah

Beberapa waktu lalu sikap Menteri Agama terhadap LBGT sempat viral di media sosial. Dikabarkan bahwa Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin memberikan apresiasi yang tinggi atas adanya event pemberian penghargaan kepada LGBT.

Senin (07/08/2017), Menag membantah keras kabar tersebut. Menag menjelaskan bahwa sikapnya terhadap LGBT sudah sangat jelas. Sikapnya itu telah banyak disampaikan dalam banyak kesempatan. Pun ketika membuka Jambore Nasional Santri Pondok Pesantren Muhammadiyah di Bumi Perkemahan Cakra Pahlawasri, Karanganyar, Februari 2016 lalu.

Baca juga: Program Bank Sampah Di MTSN 34 Jakarta

Dalam kesempatan itu, Menag secara tegas mengajak kaum santri untuk berani mengatakan "tidak" pada radikalisme, terorisme, narkoba, dan LGBT (lesbian, gay, biseksual, dan transgender).

Menurut Menag, LGB (lesbian, gay, biseksual) merupakan perilaku dan sikap yang lebih menitikberatkan pada orientasi seksual. Tindakan LGB tidak dapat ditolerir baik dari sisi praktik ataupun perilakunya. Sedangkan transgender tidak ada kaitannya dengan orientasi seksual, melainkan ketidaksamaan identitas kepada jenis kelamin dirinya. Transgender (bahasa Arab:khunsa) identik dengan kondisi di mana jenis kelamin, fisik, dan pikiran perasaannya berbeda. Misal, fisiknya perempuan, namun perasaannya laki-laki ataupun sebaliknya.

Baca juga: Agenda Pembaruan Data Madrasah Di Tahun Pelajaran


Menteri Agama menegaskan bahwa LGBT adalah tindakan yang tidak dibenarkan oleh ajaran agama apapun. Sehingga ia melarang komunitas LGBT mengkampanyekan perilaku mereka di Indonesia.

Walau demikian, bukan berarti kaum LGBT harus disisihkan dari agama dan umat beragama. Sebagai masyarakat beragama, siapapun justru harus merangkul mereka agar perilaku dan orientasi seksualitasnya tidak menyimpang dari ajaran agama. Mereka perlu didekati dengan empatik. Misalnya dengan memberikan konsultansi atau pendampingan bagi mereka.

Menag sangat mengapresiasi sejumlah ormas Islam yang mendirikan tempat konsultansi dan memberikan pendampingan bagi kaum LGBT. Nyatanya tidak sedikit dari mereka yang berkeinginan lepas dari kondisi tersebut.

Penegasan sikap Menag kembali disampaikan dalam rangka menanggapi fitnah yang sudah terlanjur tersebar. Fitnah yang sempat viral di media sosial menyatakan bahwa Menag mendukung LGBT.