17 Contoh Majas Alegori Yang Benar

- Pewarta

Kamis, 24 Oktober 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ini Madrasah | 17 Contoh Majas Alegori yang benar. Majas Alegori adalah suatu Majas yang mengungkapkan atau membandingkan satu hal dengan objek yang lainnya. Majas Alegori seringkali digunakan dalam membuat karya sastra, untuk mengetahui majas ini membutuhkan pemahaman yang sangat jeli agar bisa mengetahui artinya. Gaya bahasa yang ada di dalamnya menjelaskan mengenai suatu kiasan-kiasan berupa sifat benda, lambang dan lain-lain.

Ciri-ciri majas alegori ini adalah sebagai berikut:

  • Gaya bahasa yang digunakan berupa kiasan atau penggambaran.
  • Biasanya majas ini dikemas dalam bentuk sebuah cerita yang kompleks dan simpel.
  • Majas Alegori merujuk pada penggunaan kalimat retorika.

Penggunaan majas Alegori bisa kalian temukan ketika membaca sebuah novel atau cerpen. Jenis majas yang satu ini tentunya tidak kalah populer dengan majas lainnya, kalian akan terlihat pandai biladapat menguasai majas yang satu ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Contoh majas Alegori dalam kalimat:

1. Jaman sekarang sudah berubah, mencari orang yang jujur bagaikan jarum ditumpuk jerami, gimana mau bisa maju kedepannya.

Penjelasan: Mencari orang yang jujur saat ini sangat susah, sehingga diibaratkan sperti mencari jarum di tumpukan jerami. Keduanya memiliki makna yang sama dan inilah yang disebut majas Alegori.

2. Ani sering menggosipi tetangganya, lidahnya bagaikan pedang yang tajam.

Penjelasan: Dalam kalimat tersebut terdapat kata lidahnya bagaikan pedang yang tajam, arti kalimat tersebut memiliki makna bahwa omongan Ani sangat tidak enak ketika membicarakan orang lain.

Baca juga:  Pendidikan Anak Menurut Alquran

3. Kehidupan rumah tangga tak semudah yang dibayangkan, bagaikan bahtera di lautan yang luas.

Penjelasan: Dalam kalimat tersebut menggunakan kiasan’bahtera di lautan yang luas’ kalimat tersebut memiliki makna yang sama seperti menjalin kehidupan rumah tangga, dimana nantinya akan mengalami susah dan senang dalam hidupnya.

4. Belajar diwaktu kecil bagaikan mengukir di atas batu.

Penjelasan: Belajar di usia muda akan lebih menghasilkan, usia muda adalah usia yang sangat efektif untuk belajar, bila sudah tua nanti kita bisa mendapatkan hasil yang telah dipelajari di waktu muda.

5. Bayi yang baru lahi bagaikan kertas yang kosong.

Penjelasan: Bayi yang baru lahir pastinya belum memiliki apa-apa, seperti halnya kertas yang kosong belum ada apa-apanya sama sekali. Bayi yang baru lahir masih belum memikirkan apa-apa dan belum ternodai, begitu juga dengan kertas kosong yang masih bersih belum terkena goresan sedikitpun.

Baca juga:

6. Berbakti kepada kedua orang tua seperti aset yang tak ternilai harganya.

Penjelasan: Orang tua menjadi salah panutan yang wajib kita hormati, karena Ridho Allah juga Ridho orang tua, maka dari itu berbakti kepada orang tua tak ternilai harganya.

7. Wanita itu berbicara bagaikan cabai rawit, sangat pedas dan menyakitkan.

Penjelasan: Kata-kata yang pedas sama halnya seperti cabai rawit, diantara jenis cabai yang ada, cabai rawit adalah salah satu capai yang paling pedas. Sehingga omongan orang yang terasa pedas ketika didengar sama halnya seperti cabai rawit.

Baca juga:  Guru Harus Paham Karakter Peserta Didik yang Berbeda-beda

8. Dua wanita itu memiliki badan kurus dan gemuk seperti angka 10.

Penjelasan: Badan yang kurus seringkali mendapat julukan dengan angka 1, sementara badan yang gemuk mendapat julukan dengan angka 0, apabila keduanya berjalan bersama-sama mereka terlihat seperti angka 10 atau 01.

9. Keirian dan dengki tetangga sebelah seperti api yang mebakar kayu bakar.

Penjelasan: Iri dan dengki adalah sifat manusia yang tidak patut untuk ditiru, sifat tersebut dilambangkan seperti api yang membakar kayu bakar, di dalamnaya tidak ada manfaatnya sama sekali.

10. Suaramu bagaikan petir ketika berteriak.

Penjelasan: Petir merupakan benda alam yang memiliki suara sangat keras dan mengagetkan, biasanya ada beberapa orang yang memiliki suara keras dan mengagetkan ketika berteriak.

11. Pantas tidak enak, kuah sayur ini seperti rasanya air di dalam lautan.

Penjelasan: Air di dalam lautan memilik rasa yang tidak enak apabila kita tidak mengolahnya, seperti halnya dengan sayuran tersebut yang memiliki rasa kurang enak karena olahannya yang kurang berhasil.

12. Janda kembang di desa itu menjadi rebutan para pria ibarat sebuah bunga yang didatangi banyak lebah.

Penjelasan: Dalam kalimat tersebut menjelaskan bahwa seorang janda yang cantik akan didatangi banyak pria seperti halnya bunga yang indah pastinya lebah-lebah akan mendatanginya.

Baca juga:  Wakil Presiden optimis pesantren memiliki fasilitas dan kegiatan yang mendukung

13. Ilmu bagaikan pisau yang tajam.

Penjelasan: Ilmu sama halnya dengan pisau, apabila terus diasah akan semakin tajam dan apabila dibiarkan saja akan tumpul. Seperti halnya ilmu, apabila kita tidak mengasahnya dengan cara belajar tentu kita tidak akan menjadi orang yang pintar.

14. Tampangnya seperti preman, namun nyalinya ciut bagai krupuk disiram kuah.

Penjelasan: Krupuk apabila disiram kuah atau air pastinya akan mengempis ya kan, begitu juga dengan nyali seseorang, ada yang pemberani dan ada juga yang kecil ketika berhadapan dengan sesuatu yang ditakuti.

15. Camping di atas gunung bagaikan berdiam di dalam kulkas.

Penjelasan: Kondisi di atas gunung memiliki cuaca yang sangat dingin seperti di dalam kulkas. Sehingga keduanya memiliki makna yang sama, hanya saja tempat yang membedakan.

16. Tak disangka, diam-diam dia telah membohongiku, tingkahnya seperti pemain drama.

Penjelasan: Pemain drama dapat berakting apa saja, peran yang dimainkan bisa sebagai orang yang baik maupun jahat. Begitu juga dengan orang yang telah diam-diam berbohong, tingkahnya seperti pemain drama namun itu nyata.

17. Tanganmu halus bagaikan memegang kain sutra.

Penjelasan: Kain sutra merupakan salah satu kain yang sangat halus, biasanya orang yang tangannya halus diibaratkan seperti kain sutra.

Demikian 17 contoh majas alegori yang benar, semoga bermanfaat.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Manfaat Kesehatan Mental dari Praktik Islam
Iklan rokok, pastikan tidak ada di warung dekat sekolah
Wakil Presiden optimis pesantren memiliki fasilitas dan kegiatan yang mendukung
Bagaimana para pemimpin dapat membongkar ekosistem startup
Istilah Dalam Panduan Aman PTM Terbatas Saat Covid-19
Merdeka Belajar ala Mendikbud Nadiem Makarim
Aplikasi Belajar Matematika Terbaik
APA ITU MAJAS SIMBOLIK DALAM BAHASA INDONESIA ?

Berita Terkait

Rabu, 6 September 2023 - 16:58 WIB

Manfaat Kesehatan Mental dari Praktik Islam

Kamis, 28 Juli 2022 - 18:15 WIB

Iklan rokok, pastikan tidak ada di warung dekat sekolah

Minggu, 5 Juni 2022 - 15:51 WIB

Wakil Presiden optimis pesantren memiliki fasilitas dan kegiatan yang mendukung

Selasa, 26 April 2022 - 18:51 WIB

Bagaimana para pemimpin dapat membongkar ekosistem startup

Selasa, 27 April 2021 - 10:29 WIB

Istilah Dalam Panduan Aman PTM Terbatas Saat Covid-19

Rabu, 11 Desember 2019 - 13:28 WIB

Merdeka Belajar ala Mendikbud Nadiem Makarim

Kamis, 24 Oktober 2019 - 13:13 WIB

17 Contoh Majas Alegori Yang Benar

Sabtu, 19 Oktober 2019 - 16:04 WIB

Aplikasi Belajar Matematika Terbaik

Berita Terbaru

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim dalam Week of Indonesia-Netherlands Education and Research di Jakarta, Selasa (10/10/2023).

Pendidikan

Butuh lompatan besar untuk tingkatkan kualitas pendidikan

Selasa, 10 Okt 2023 - 18:02 WIB