Reformulasi Seleksi PPPK sebagai Bentuk Afirmasi bagi Honorer

- Pewarta

Jumat, 4 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Reformulasi Seleksi PPPK sebagai Bentuk Afirmasi bagi Honorer

Reformulasi Seleksi PPPK sebagai Bentuk Afirmasi bagi Honorer

Reformulasi Seleksi PPPK sebagai Bentuk Afirmasi bagi Honorer oleh situs INI MADRASAH – INIMADRASAH.COM.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Abdullah Azwar Anas, menyatakan bahwa reformulasi seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) merupakan bentuk afirmasi yang diberikan pemerintah kepada peserta eks tenaga non-ASN atau honorer yang telah setia mengabdi selama ini.

“Dalam setiap kebijakan yang kami terbitkan, kami selalu mempertimbangkan berbagai aspek secara komprehensif dengan harapan bahwa kebijakan tersebut akan memberikan dampak yang tepat untuk semua pihak, walaupun tidak selalu dapat memuaskan semua orang,” kata Azwar Anas dalam keterangannya di Jakarta, pada hari Jumat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia menambahkan bahwa kebijakan reformulasi dalam seleksi PPPK teknis 2022 telah melalui proses pembahasan bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan instansi terkait.

Baca juga:  Program Sejuta Guru Honorer Jadi PPPK Lamban

Namun, Azwar Anas menegaskan bahwa inti dari kebijakan Kemenpan RB adalah mengoptimalkan proses reformulasi dengan memberikan afirmasi kepada peserta eks THK-II atau peserta tenaga non-ASN, terutama mereka yang telah memberikan pengabdian di berbagai instansi pemerintah.

Dia juga menekankan bahwa setiap warga negara berhak dan memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) asalkan memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.

“Bagi teman-teman yang belum lulus, kami berharap agar tetap bersemangat dan tidak berkecil hati, karena masih akan ada seleksi tahun 2023 yang akan kami upayakan dengan terobosan kebijakan dalam pengadaan ASN, termasuk proses seleksi yang selalu relevan dengan perkembangan zaman dan tetap memenuhi kualifikasi untuk setiap formasi yang dibutuhkan,” tambahnya.

Deputi Bidang SDM Aparatur Kemenpan RB, Alex Denni, menjelaskan bahwa semua aspek dipertimbangkan dan dipelajari secara matang dalam kebijakan reformulasi PPPK teknis ini.

Baca juga:  Penerimaan CPNS 2016, Akomodir Guru Honorer?

“Pertimbangan utamanya adalah memberikan afirmasi kepada mereka yang telah mengabdi, yaitu eks THK-II atau peserta tenaga non-ASN. Hal ini merupakan aspek keadilan mengingat mereka telah bekerja di berbagai instansi pemerintah,” ujar Alex Denni.

Selain itu, lanjutnya, kualitas proses rekrutmen juga harus tetap dijaga. Oleh karena itu, reformulasi ini ditetapkan dengan melakukan pemeringkatan terhadap peserta seleksi berdasarkan hasil tes tertinggi secara berurutan, sehingga kualitas peserta tergambar dari hasil tes terbaik yang mereka peroleh.

Alex menambahkan bahwa total jumlah PPPK yang direkrut pada seleksi tahun 2022 adalah sebanyak 396.754 orang, dengan rincian 38.820 atau hampir 10 persen di antaranya merupakan pelamar dari kalangan umum, sedangkan sisanya berasal dari eks THK-II dan tenaga non-ASN/honorer.

Baca juga:  Soal Tryout CAT SKD CPNS 2019

Berdasarkan data, dari total 76.867 penerima PPPK teknis, sekitar 13,6 persen atau 10.520 pelamar berasal dari kalangan umum.

Dari hasil kelulusan, terdapat 250.432 guru yang berhasil lulus seleksi PPPK, atau sekitar 78,5 persen dari total formasi yang ditetapkan. Untuk jabatan fungsional tenaga kesehatan, jumlah yang lulus sebanyak 69.455 orang atau 78,6 persen.

Sementara itu, untuk PPPK tenaga teknis, terdapat 51.687 orang yang dinyatakan lulus, mencakup sekitar 46,8 persen dari total peserta. Setelah melalui reformulasi, angka kelulusan untuk PPPK tenaga teknis meningkat menjadi sekitar 70 persen, yaitu sekitar 69,60 persen dari total peserta, yaitu 76.867 orang.

Demikian informasi seputar Reformulasi Seleksi PPPK sebagai Bentuk Afirmasi bagi Honorer oleh situs INI MADRASAH – INIMADRASAH.COM.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Alokasi PPPK untuk Guru Honorer Menunggu Keputusan Kementerian PAN-RB
Berpotensi Jadi PPPK dan Nikmati Uang Pensiun, Honorer Harus Perhatikan RUU ASN
Program Sejuta Guru Honorer Jadi PPPK Lamban
Soal Tryout CAT SKD CPNS 2019
Kemendikbud Rekrut Lagi 150 Ribu Guru Honorer Lewat PPPK Tahap Dua
Penerimaan CPNS 2016, Akomodir Guru Honorer?
4 Rencana Langkah Pengangkatan CPNS Honorer K2
2 Solusi Kemenpan RB Soal Guru Honorer

Berita Terkait

Rabu, 30 Agustus 2023 - 12:45 WIB

Alokasi PPPK untuk Guru Honorer Menunggu Keputusan Kementerian PAN-RB

Jumat, 4 Agustus 2023 - 23:41 WIB

Reformulasi Seleksi PPPK sebagai Bentuk Afirmasi bagi Honorer

Minggu, 30 Juli 2023 - 14:35 WIB

Berpotensi Jadi PPPK dan Nikmati Uang Pensiun, Honorer Harus Perhatikan RUU ASN

Kamis, 25 Agustus 2022 - 20:55 WIB

Program Sejuta Guru Honorer Jadi PPPK Lamban

Kamis, 19 September 2019 - 11:34 WIB

Soal Tryout CAT SKD CPNS 2019

Senin, 29 April 2019 - 12:51 WIB

Kemendikbud Rekrut Lagi 150 Ribu Guru Honorer Lewat PPPK Tahap Dua

Sabtu, 5 Maret 2016 - 00:51 WIB

Penerimaan CPNS 2016, Akomodir Guru Honorer?

Selasa, 23 Februari 2016 - 10:25 WIB

4 Rencana Langkah Pengangkatan CPNS Honorer K2

Berita Terbaru

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim dalam Week of Indonesia-Netherlands Education and Research di Jakarta, Selasa (10/10/2023).

Pendidikan

Butuh lompatan besar untuk tingkatkan kualitas pendidikan

Selasa, 10 Okt 2023 - 18:02 WIB